Menjembatani Ruang Luring dan Daring, Payaman Lab Dukung Konvensi Humas Pemerintah 2026

JAKARTA – Payaman Lab turut ambil bagian sebagai mitra dalam pelaksanaan Konvensi Humas Pemerintah 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Pranata Hubungan Masyarakat Indonesia (Iprahumas) pada Selasa (22/9/2026) di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta.

Dalam kegiatan yang berlangsung secara hybrid tersebut, Payaman Lab bersama mitra lainnya turut mendukung kebutuhan teknis penyelenggaraan, khususnya dalam fasilitasi live streaming. Dukungan ini memungkinkan rangkaian kegiatan dapat diikuti tidak hanya oleh peserta yang hadir secara langsung di lokasi, tetapi juga oleh peserta dari berbagai daerah melalui platform digital.

Konvensi Humas Pemerintah 2026 diikuti sekitar 150 peserta secara luring dan ratusan peserta lainnya secara daring melalui Zoom serta siaran langsung YouTube. Format hybrid tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas akses terhadap forum yang mempertemukan para praktisi komunikasi dan pranata humas pemerintah dari berbagai instansi.

Konvensi Humas Pemerintah 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Pranata Hubungan Masyarakat Indonesia (Iprahumas) pada Selasa (22/9/2026) di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta.

 

Konvensi Humas Pemerintah 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Pranata Hubungan Masyarakat Indonesia (Iprahumas) pada Selasa (22/9/2026) di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta.

 

Konvensi ini menjadi ruang bagi para praktisi humas pemerintah untuk membahas perkembangan komunikasi publik, transformasi digital, kolaborasi antarlembaga, serta tantangan dalam menghadapi arus informasi yang semakin cepat.

Ketua Panitia Konvensi Humas Pemerintah 2026, Helmy, menyampaikan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarlembaga dalam memperkuat peran humas pemerintah. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong komunikasi publik yang semakin adaptif dan memberikan dampak bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari dan terbagi dalam dua sesi utama. Sesi pertama menghadirkan diskusi panel yang membahas perkembangan komunikasi publik dengan melibatkan perwakilan pemerintah, akademisi, serta praktisi. Sementara itu, sesi kedua dikemas dalam format presentasi interaktif yang menghadirkan berbagai praktik kehumasan yang dapat menjadi referensi bagi instansi pemerintah.

Salah satu hal yang membedakan Konvensi Humas Pemerintah 2026 adalah adanya policy paper sebagai salah satu luaran kegiatan. Dokumen tersebut disusun berdasarkan data survei, analisis kualitatif, serta berbagai masukan yang dihimpun dalam rangkaian konvensi. Policy paper kemudian diharapkan dapat menjadi salah satu referensi bagi kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah dalam mengembangkan praktik komunikasi publik.

Dalam keynote speech, Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan, Marolli Jeni Indarto, yang hadir mewakili Menteri Komunikasi dan Digital, turut menekankan pentingnya penguatan kerja sama serta pembaruan dalam pelaksanaan tugas kehumasan di tengah perkembangan teknologi dan komunikasi digital.

Konvensi Humas Pemerintah 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Pranata Hubungan Masyarakat Indonesia (Iprahumas) pada Selasa (22/9/2026) di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta.

 

Konvensi Humas Pemerintah 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Pranata Hubungan Masyarakat Indonesia (Iprahumas) pada Selasa (22/9/2026) di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta.

Perkembangan artificial intelligence (AI) juga menjadi salah satu perhatian dalam forum tersebut. Teknologi AI dinilai memiliki potensi untuk mendukung berbagai pekerjaan kehumasan, mulai dari pemantauan isu hingga produksi konten. Namun, pemanfaatannya tetap perlu memperhatikan aspek etika, hak cipta, serta potensi penyalahgunaan teknologi seperti deepfake.

Pembahasan mengenai penguatan komunikasi publik kemudian dilanjutkan melalui sesi pleno bertajuk “Strategi Komunikasi sebagai Fondasi Humas Pemerintah yang Berdampak”. Sesi tersebut menghadirkan akademisi, praktisi komunikasi, perumus kebijakan, serta pelaku industri media untuk membahas strategi komunikasi yang relevan dengan perkembangan ekosistem informasi saat ini.

Bagi Payaman Lab, keterlibatan dalam Konvensi Humas Pemerintah 2026 menjadi bagian dari kontribusi dalam mendukung pemanfaatan teknologi digital pada penyelenggaraan kegiatan dan komunikasi publik.

Melalui dukungan pada kebutuhan live streaming dan penyelenggaraan acara hybrid, Payaman Lab turut membantu menghubungkan peserta di lokasi dengan audiens yang mengikuti kegiatan secara daring dari berbagai daerah di Indonesia.

Konvensi Humas Pemerintah 2026 kemudian ditutup dengan pembacaan rekomendasi serta pemberian apresiasi kepada sejumlah pemangku kepentingan. Iprahumas juga menyiapkan sejumlah agenda lanjutan berupa program awarding dan workshop peningkatan kapasitas pranata humas, sebelum kembali menyelenggarakan Konvensi Humas Pemerintah pada 2027.

About the Author

You may also like these