Sebuah komputer Apple-1 produksi tahun 1976 yang hingga kini masih dapat beroperasi akan kembali menjadi sorotan dunia teknologi. Komputer generasi pertama Apple tersebut dijadwalkan masuk lelang pada Oktober 2026 dengan estimasi harga mencapai 500.000–800.000 dolar AS, atau sekitar Rp8,8 miliar hingga Rp14 miliar.
Unit yang akan dilelang merupakan Apple-1 langka yang dikenal dengan nama “Hatfield” Apple-1. Nilai tinggi komputer ini tidak hanya ditentukan oleh usianya, tetapi juga oleh kelangkaan, kondisi perangkat yang masih berfungsi, serta sejarah kepemilikannya yang memiliki keterkaitan langsung dengan dua pendiri Apple, Steve Jobs dan Steve Wozniak.
Lelang tersebut diselenggarakan oleh Bonhams melalui ajang History of Science, Technology & Computing. Penawaran secara online akan berlangsung pada 4–14 Oktober 2026.
Kurang dari 75 Apple-1 yang diketahui masih bertahan
Apple-1 “Hatfield” tercatat sebagai unit nomor 48 dalam Apple-1 Registry. Menurut Bonhams, kurang dari 75 unit Apple-1 yang telah terverifikasi diketahui masih ada hingga sekarang. Jumlah perangkat yang masih dapat beroperasi tentu jauh lebih sedikit.
Komputer tersebut pada awalnya dimiliki oleh Fred Hatfield, seorang penggemar komputer yang bekerja di Computer Data Systems. Nilai historis Apple-1 miliknya semakin tinggi karena motherboard perangkat ini memiliki tanda tangan Steve Wozniak.
Tidak hanya itu, komputer tersebut juga dilengkapi surat yang ditulis dan ditandatangani langsung oleh Steve Jobs untuk Hatfield.
Surat tersebut memiliki kaitan dengan pengalaman Hatfield menggunakan Apple-1. Pada 1978, Hatfield menghubungi Apple karena merasa perangkat lunak yang tersedia untuk Apple-1 masih terbatas. Jobs kemudian menawarkan opsi agar Hatfield menukarkan Apple-1 miliknya dengan Apple II, komputer generasi berikutnya yang baru diperkenalkan Apple.
Namun, Hatfield memilih untuk tetap mempertahankan Apple-1. Ia harus membayar tambahan sekitar 400 dolar AS jika ingin mendapatkan Apple II, sehingga tawaran tersebut akhirnya tidak diambil.
Pernah terjual sekitar Rp704 juta saat kondisinya tidak berfungsi
Perjalanan Apple-1 “Hatfield” di pasar kolektor sebenarnya sudah berlangsung cukup lama.
Pada 2013, Hatfield menjual komputer tersebut dengan harga 40.000 dolar AS, atau sekitar Rp704 juta jika menggunakan asumsi kurs Rp17.600 per dolar AS. Saat itu, perangkat tersebut berada dalam kondisi tidak berfungsi.
Pemilik berikutnya kemudian melakukan restorasi hingga Apple-1 tersebut dapat kembali beroperasi. Setelah proses perbaikan selesai, Steve Wozniak juga diminta untuk membubuhkan tanda tangannya pada perangkat tersebut.
Apple-1 itu kemudian kembali masuk ke pasar lelang dan berhasil terjual dengan harga 671.400 dolar AS. Jika dikonversikan menggunakan kurs yang sama, nilainya setara dengan sekitar Rp11,82 miliar.
Kini, komputer yang sama kembali ditawarkan melalui lelang Bonhams.

Apple-1 dibuat Jobs dan Wozniak pada 1976
Apple-1 memiliki posisi khusus dalam sejarah industri teknologi karena merupakan komputer pertama yang diproduksi oleh Apple.
Pada 1976, Steve Jobs dan Steve Wozniak membuat sekitar 200 unit Apple-1 pada masa awal berdirinya perusahaan. Bentuk dan cara penjualannya juga sangat berbeda dengan komputer modern.
Apple-1 pada awalnya ditawarkan sebagai sebuah papan sirkuit dalam bentuk kit. Penggunanya masih perlu menyediakan dan merakit sejumlah komponen tambahan agar komputer tersebut dapat digunakan.
Meski demikian, Steve Jobs berhasil menjual 50 unit Apple-1 yang telah dirakit kepada The Byte Shop, sebuah peritel komputer di California. Pada masa itu, komputer tersebut dijual dengan harga 666,66 dolar AS per unit, yang jika dikonversikan dengan kurs Rp17.600 setara sekitar Rp11,73 juta.
Apple-1 juga memiliki sejumlah inovasi yang membuatnya cukup menonjol pada masanya. Salah satunya adalah motherboard yang sudah dirakit serta kemampuan keluaran video yang terintegrasi. Hal tersebut membuat Apple-1 relatif lebih mudah digunakan dibandingkan sejumlah mikrokomputer lain pada era yang sama.
Mengapa Apple-1 bisa bernilai miliaran rupiah?
Usia memang menjadi salah satu faktor yang membuat Apple-1 menarik bagi kolektor. Namun, kelangkaan, kondisi fisik, keaslian, dan provenance atau riwayat kepemilikan memiliki peran yang tidak kalah penting dalam menentukan nilai sebuah perangkat bersejarah.
Apple-1 “Hatfield” memiliki kombinasi berbagai faktor tersebut.
Komputer ini masih dapat berfungsi, tercatat sebagai unit nomor 48 dalam Apple-1 Registry, memiliki tanda tangan Steve Wozniak pada motherboard, serta dilengkapi surat dari Steve Jobs yang ditujukan kepada pemilik pertamanya.
Kombinasi tersebut membuat Bonhams menilai Apple-1 “Hatfield” sebagai salah satu unit Apple-1 yang memiliki nilai historis sangat signifikan di pasar kolektor.
Menariknya, lelang ini juga berlangsung bertepatan dengan peringatan 50 tahun Apple. Momentum tersebut semakin memperkuat nilai historis komputer yang menjadi bagian dari masa awal perjalanan perusahaan teknologi tersebut.
Apple-1 pernah terjual lebih dari Rp15 miliar
Estimasi harga Apple-1 “Hatfield” kali ini memang sudah sangat tinggi, yakni hingga sekitar Rp14 miliar. Namun, angka tersebut ternyata masih bukan rekor tertinggi untuk komputer Apple generasi pertama.
Sebelumnya, sebuah Apple-1 yang masih berfungsi pernah terjual dengan harga lebih dari 900.000 dolar AS, atau sekitar Rp15,84 miliar.
Dengan melihat riwayat tersebut, bukan tidak mungkin Apple-1 “Hatfield” dapat terjual di atas estimasi awal apabila persaingan antarkolektor berlangsung ketat. Meski demikian, harga akhirnya tetap akan bergantung pada berbagai faktor, mulai dari kondisi perangkat, kelengkapan, keaslian komponen, hingga kekuatan sejarah kepemilikan atau provenance.
Akan dipamerkan sebelum masuk lelang
Sebelum penawaran dimulai, Apple-1 “Hatfield” akan diperlihatkan kepada publik dan calon pembeli melalui rangkaian pameran privat di beberapa kota.
Jadwal yang telah ditetapkan meliputi:
- Los Angeles: 9–11 September 2026
- Boston: 21–23 September 2026
- San Francisco: 30 September–1 Oktober 2026
- New York: 4–14 Oktober 2026
Apple-1 bukan satu-satunya perangkat bersejarah Apple yang akan ditawarkan dalam ajang History of Science, Technology & Computing Bonhams.
Beberapa perangkat lainnya juga akan masuk dalam daftar lelang, termasuk Apple Lisa 1 yang diperkirakan bernilai 50.000–80.000 dolar AS atau sekitar Rp880 juta–Rp1,4 miliar.
Selain itu, terdapat prototipe Apple Paladin dengan estimasi harga 40.000–60.000 dolar AS, setara sekitar Rp704 juta–Rp1,06 miliar. Ada pula prototipe Apple Macintosh Portable berbahan plastik transparan yang diperkirakan memiliki nilai sekitar 10.000–15.000 dolar AS, atau sekitar Rp176 juta–Rp264 juta.
Bagi dunia teknologi, perangkat seperti Apple-1 bukan sekadar komputer lawas. Ia merupakan bagian dari sejarah bagaimana sebuah perusahaan yang bermula dari eksperimen dua anak muda pada 1970-an berkembang menjadi salah satu perusahaan teknologi paling berpengaruh di dunia.
Karena itu, semakin langka sebuah perangkat dan semakin kuat cerita di balik kepemilikannya, semakin besar pula nilai yang mungkin diberikan oleh para kolektor.